SISTEM
INFORMASI BERBASIS INTERNET
Assalamualaikum guys…apa kabar nich..?
Disini saya akan membahas sedikit tentang sistem informasi berbasis
internet dan yang saya ambil adalah e-government
1.
Pengertian
e-government
e-government
merupakan kependekan dari elektronik pemerintah. E-government biasa dikenal
e-gov, pemerintah digital, online pemerintah atau pemerintah transformasi.
E-government adalah suatu upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan
kepemerintahan yang berbasis elektronik. Suatu penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan
pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasidan komunikasi,
atau e-government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk
memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal
lain yang berkenaan dengan pemerintahan. E-government dapat diaplikasikan pada
legislatif, yudikatif atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi
internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang
demokratis.
Ada 3 macam model penyampaian
e-government antara lain yaitu:
1.
Government
–to-Costumer atau Government-to-Costumer (G2C)
Adalah penyampaian layanan publik dan informasi satu arah oleh
pemerintah ke masyarakat, memungkinkan pertukaran informasi dan komunikasi
antara masyarakat dan pemerintah, contohnya G2C : pajak online, mencari
pekerjaan, layanan jaminan sosial, doumen pribadi (kelahiran dan akte
perkawinan, aplikasi pspor, lisensi pengarah), layanan imigrasi, layanan
kesehatan, beasiswa, penanggulangan bencana.
2.
Government-to-Bussiness
Adalah transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan
berbagai informasi yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi
dengan pemerintah. Mengarah pada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk
membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis dan
manajemen data elektronik. Aplikasi yang memfasilitasi interaksi G2B maupun B2G
adalah sistem e-procurement.
Contoh : pajak perseroan, peluang bisnis, pendaftaran perusahaan,
peraturan pemerintah (hukum bisnis), pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan
oleh pemerintah, hak paten merk dagang.
3.
Government-to-Government (G2G)
Adalah
memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau
lembaga pemerintahan melalui basis data terintegrasi. Contoh : konsultasi
secara online, blogging untuk kalangan legislatif, pendidikan secara online,
pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.
B. KEUNTUNGAN E-GOVERNMENT BAGI RAKYAT
a.
Pelayanan service yang lebih baik kepada
masyarakat informasi dapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa
harus menunggu di bukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah,
tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
b.
Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku
bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparasi) maka diharapkan
hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan
saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
c.
Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang
mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan
belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang
sekolah ; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade,dan sebagainya,
ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah
yang pas untuk anaknya.
d.
Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai
contoh, koordinasi pemrintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video
conference.
e.
Teknologi informasi dan komunikasi yang
dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat
masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program
yang di rancangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
f.
E-government juga dapat mendukung pengelolaan
pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara
pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
g.
Masyarakat dapat memberi masukan mengenai
kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki
kinerja pemerintah.
h.
Selain tampilan dan paduan warna yang menarik,
informasi-informasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up to date.
i.
Terdapatnya informasi transportasi, informasi
valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
j.
Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum,
agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan
sebagainya.
k.
Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
C. KERUGIAN
E-GOVERNMENT BAGI MASYARAKAT
a.
Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs
pemerintah agar membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak
sistem TIK pada e-government. Misalnya : kasus pembobolan situs, KPU ketika
penyelenggaraan pemilu oleh seorang cracker.
b.
Kurangnya interaksi atau komunikasi antara
admin (pemerintahan) dengan masyarakat, karena e-government dibuat untuk saling
berinteraksi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak lain yang berkepentingan.
c.
Kelemahan utama tentang e-government adalah
kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di
we, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintahan yang dapat mempengaruhi
dan bisa opini publik.
d.
Pelayanan yang diberikan situs pemerintah belum
ditunjang oleh sistem manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan
peraturan, prosedur dan keterbatasan SDM sangat membatasi penetrasi
komputerisasi ke dalam sistm pemerintahan.
e.
Belum mapannya strategi secara tidak memadainya
anggaran yang di alokasikan untuk pengembangan e-government.
f.
Inisiatif merupakan upaya instansi secara
sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti : standarisasi,
keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai aplikasi dasar yang memungkinkan interoperabilitas
antar situs secara andal, aman, dan terpercaya kurang mendapat perhatian.
g.
Kesenjangan kemampuan masyarakat untuk
mengakses jaringan internet. Pe
D. FAKTOR PENENTU UNTUK PENERAPAN KONSEP E-GOVERNMENT
1. Infrastruktur Telekomunikasi
Dalam pelaksanaan e-Government, salah satu unsur yang penting
merupakan infrastruktur telekomunikasi. Peran infrastruktur telekomunikasi
dalam penerapan e-Government terutama dapat dirasakan dalam pelayanan publik.
Pengembangan infrastruktur dan basis data untuk komunikasi memungkinkan akses
langsung ke masyarakat luas.
2. Tingkat Konektivitas dan Penggunaan TI
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology / ICT) menjadi sangat
penting dalam era globalisasi sekarang ini, karena dapat menembus jarak yang
jauh bahkan melampaui batas negara sekalipun. Seiring dengan hal tersebut, saat
ini mulai tumbuh dengan apa yang disebut electronic
government (e-gov) sebagai implementasi penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pemerintahan.
3. Kesiapan SDM
Pengembangan aplikasi e-government memerlukan pendanaan yang cukup
besar sehingga diperlukan kesiapan dari sisi sumber daya manusia aparat
pemerintahan dan kesiapan dari masyarakat. Pemerintah umumnya jarang yan
memiliki SDM yang handal di bidang teknologi informasi. SDM yang handal ini
biasanya ada di lingkungan bisnis / industri. Kekurangan SDM ini menjadi salah
satu penghambat hnplementasi dari e-government, terutama di negara berkembang.
4. Ketersediaan Dana dan Anggaran
Pengalokasiai anggaran untuk pengembangan e-government harus
dilakukan secara hati-hati dan bertanggung jawab agar anggaran yang terbatas
itu dapat dimanfaatkan secara efisiei dan dapat menghasilkan daya ungkit yang
kuat bagi pembentukan tata-pamong yang baik. Dengan demikian diperlukan siklus
perencanaan, pengalokasian, pemanfaatan dan pengevaluasian anggaran
pengembangan e-government yang baik, sehingga pelaksanaan strategi untuk
pencapaian tujuan strategis e-government dapat berjalan secara efektif.
5. Perangkat Hukum
Sebagai salah satu bidang baru dalam pemerintahan, e-Govemment masih
miskin dalam hal perangkat hukum, baik pada tingkat nasional maupun daerah. Hingga
saat ini transaksi elektronik belum memiliki landasan hukum yang pasti sehingga
proses layanan publik melalui transaksi elektronik sulit untuk diterapkan pada
e-Government, padahal di sisi teknologi dan kemampuan SDM, tidak sediki yang
sudah mampu.
6. Perubahan Paradigma
Teknologi informasi khususnya web dan email hanyalah sebatas tools,
namun yang terpenting dari e-government adalah perubahan paradigma, dari
Government Centric menuju Customer Centric sehingga layanan-layanan yang
diberikan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Demikian juga
media akses (PC, Mobile Phone, PDA dll) ataupun tempat akses (Kantor, Kampus,
Fasilitas Pemerintah, Warnet, Warintek, dll) yang dapat dijangkau oleh semua
lapisan masyarakat.
E. ISU DAN MASALAH
Ada beberapa hal
yang menjadi hambatan
atau tantangan dalam pengimplementasian e-Government,
diantaranya:
ü
Peraturan
seputar e-Government yang cenderung masih lemah.
ü
Belum adanya
pemahaman yang tepat mengenai esensi e-Govemment
ü
Ketersediaan
infrastruktur.
ü
Kultur berbagi
(sharing) informasi belum merasuk di Indonesia.
ü
Kultur
mendokumentasi belum lazim.
Bersumber dari : baik. Keterbukaan ini menghil http://www.google.co.id/search?rlz=1C1_____enID677ID677&sourceid=chrome&ie=UTF-8&q=e-goverment#q=konsep+e-governmentangkan saling curiga dan kekesalan
dari s3. Pemberdayaan msyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan
adanya http://sriyanthigeg.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-keuntungan-kerugian-e.htmlkupi, masyarakat akan belajar untuk
dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah
kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan
secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk
anaknya.
4. Pelaksanaan
pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh,
koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melaluji
e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan
Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government
membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga
program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat
mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan
komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
7. Masyarakat dapat
memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuaat oleh
pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8. Selain
tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan
sangatlah lengkap dan up to date.
9. Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10. Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
9. Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10. Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
Kerugian E-Goverment bagi
rakyat
1. Semakin bebasnya
masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber
crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus
pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
2. Kurangnya
interaksi atau komunikasi antara admin (pemerintah) dengan masyarakat, karena
e- government dibuat untuk saling berinteraksi antara pemerintah, masyarakat,
dan pihak lain yang berkepentingan.
3. Kelemahan utama tentang
e-government adalah kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan,
internet informasi di web, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang
dapat mempengaruhi dan bias opini publik.
4. Pelayanan yang
diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh system manajemen dan proses
kerja yang efektif karena kesiapan peraturan,prosedur dan keterbataasan SDM
sangat membatasi penetrasi komputerisasi k dalam system pemerintahan
5. Belum mapannya
strategi serta tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan
e-government
6. Inisiatif merupakan
upaya instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti
standardisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai alikasi dasar yang
memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya
kurang mendapat perhatian
7. Kesenjanganernment-to-Government (G2G)
Adalah Memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi.
Adalah Memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi.
Contoh : Konsultasi secara
online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online, pelayanan
kepada masyarakat secara terpadu.
Keuntungan E-Goverment bagi
rakyat
1. Pelayanan servis yang
lebih baik kepada masyarakat. Informasidapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam
seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat dicari dari
kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Peningkatan hubungan antara
pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi
] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik.
Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
3. Pemberdayaan msyarakat melalui
informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi,
masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh,
data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan
sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk
memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
4. Pelaksanaan
pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh,
koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melaluji
e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan
Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government
membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga
program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat
mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan
komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
7. Masyarakat dapat
memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuaat oleh
pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8. Selain
tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan
sangatlah lengkap dan up to date.
9. Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10. Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
9. Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10. Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
Kerugian E-Goverment bagi
rakyat
1. Semakin bebasnya
masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber
crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus
pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
2. Kurangnya
interaksi atau komunikasi antara admin (pemerintah) dengan masyarakat, karena
e- government dibuat untuk saling berinteraksi antara pemerintah, masyarakat,
dan pihak lain yang berkepentingan.
3. Kelemahan utama tentang
e-government adalah kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan,
internet informasi di web, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang
dapat mempengaruhi dan bias opini publik.
4. Pelayanan yang
diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh system manajemen dan proses
kerja yang efektif karena kesiapan peraturan,prosedur dan keterbataasan SDM
sangat membatasi penetrasi komputerisasi k dalam system pemerintahan
5. Belum mapannya
strategi serta tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan
e-government
6. Inisiatif merupakan
upaya instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti
standardisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai alikasi dasar yang
memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya
kurang mendapat perhatian
7. Kesenjangan kemampuan
masyarakat untuk mengakses jaringan internet
emungkinkan komunikasi dan
pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui
basisdata terintegrasi.
Contoh : Konsultasi secara
online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online, pelayanan
kepada masyarakat secara terpadu.
Keuntungan E-Goverment bagi
rakyat
1. Pelayanan servis yang
lebih baik kepada masyarakat. Informasidapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam
seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat dicari dari
kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Peningkatan hubungan antara
pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi
] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik.
Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
3. Pemberdayaan msyarakat melalui
informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi,
masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh,
data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan
sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk
memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
4. Pelaksanaan
pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh,
koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melaluji
e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan
Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government
membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga
program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat
mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan
komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
7. Masyarakat dapat
memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuaat oleh
pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8. Selain
tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan
sangatlah lengkap dan up to date.
9. Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10. Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
9. Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10. Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.
Kerugian E-Goverment bagi
rakyat
1. Semakin bebasnya
masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber
crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus
pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
an kemampuan
masyarakat untuk mengakses jaringan internet
nice..
BalasHapusThank You miss...
BalasHapus