ARTIKEL
SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Hai teman-teman apa kabar hari ini?
Salam pagi yang hangat….
Disini saya
akan menuliskan artikel yang menerangkan tentang Sistem Informasi Berbasis
Internet. Namun sebelum kita masuk ke Artikel Sistem Informasi Berbasis
Internet ini,alangkah lebih baiknya kita memahami arti Sistem Komputer yang
menjadi dasar Sistem Informasi. Karena Sistem Informasi Berbasis Internet/Web
ini adalah sistem komputer yang ditambah internet.
Sistem komputer merupakan gabungan dari software, hardware, dan
brainware. Software mengacu pada perangkat lunak atau aplikasi komputer yang
terpasang pada sebuah komputer. Dan hardware adalah perangkat keras yang dapat
kita pegang dan dapat kita lihat. Contohnya seperti, CPU, processor, layar
monitor, mouse, printer, modem, harddisk, keping CD dan lain-lain. Sedangkan
yang dimaksud Brainware adalah seseorang yang menjalankan komputer yaitu
manusia. Software, Hardware, dan Brainware bekerja sama untuk membentuk sistem
komputer. Apabila salah satu dari itu tidak ada, maka belum bisa disebut sistem
komputer.
Tujuan adanya sebuah sistem
komputer adalah mengelola data dan mengolah data untuk menghasilkan informasi
sendiri. Sedangkan informasi dapat diartikan sebagai hasil dari pengolahan data
dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya dimana
sebuah informasi merupakan lambing dari suatu kejadian yang nyata (fakta) untuk
pengambilan keputusan.
Pengertian dari sistem informasi ini sendiri adalah sebuah sistem
komputer yang bertugas mengolah data untuk menghasilkan informasi, dimana
sistem informasi ini dilengkapi dengan alat komunikasi yang dipergunakan untuk
saling tukar menukar informasi atau data dengan peralatan yang lain. Jadi,
sistem informasi berbasis internet boleh diartikan bahwa sebuah sistem
informasi yang menggunakan teknologi web ataupun internet untuk memberikan
informasi dan layanan-layanan kepada seseorang yang sedang menggunakan
internet.
Sebuah sistem informasi berbasis internet atau web ini biasanya
terdiri dari satu atau lebih aplikasi web yang masing-masing komponen mempunyai
fungsi yang berbeda-beda. Yang mana komponen tersebut saling dukung dengan yang
lain untuk mencapai fungsi sistem informasi berbasis internet secara umum.
Syarat-syarat
untuk membentuk sistem informasi berbasis internet yaitu :
1.
Harus
ada sebuah web server yang mumpuni untuk mendukungsistem informasi tersebut.
Saat ini server yang paling terkenal adalah APACHE WEB SERVER .
2.
Software
pemograman web, harus ada sebuah bahasa pemograman web sebagai pendamping HTML.
Salah satu yang terkenal adalah PHP.
3.
Database
yang handal untuk menyimpan dan memanajemenkan data. Database yang dipergunakan
harus mampu menangani berjuta-juta data dan dapat diakses dengan sangat
cepat. Salah satu Database yang
direkomendasikan adalah Oracle karena kemampuannya sangat handal atau bisa juga
menggunakanMySQL untuk Database yang tidak terlalu besar.
KEAMANAN UNTUK SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET
Pada era globalisasi ini keamanan sitem informasi berbasis internet
itu sangat diharuskan dan harus diperhatikan, karena jaringan komputer internet
yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Pada saat data
terkirim dari suatu komputer ke komputer yang lain didalam internet, data itu
akan melewati sejumlah komputer yang lain yang berarti akan memberi kesempatan
pada user internet yang lain untuk menyadap ataupun mengubah data yang telah
terkirim. Kecuali suatu komputer terkunci didalam ruangan yang mempunyai akses terbatas dan
komputer tersebut tidak terhubung keluar dari ruangan itu, maka komputer
tersebut tidak aman. Pembobolan sistem informasi di internet terjadi hampir
setiap hari di Indonesia.
Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung di internet harus
direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi investasi dan
sumber daya di jaringan komputer tersebut secara efektif.
Hal-hal yang harus dimengerti dalam perencanaan keamanan jaringan
komputer yaitu:
1.
Resiko
Resiko adalah
suatu kemungkinan dimana penyusup berhasil mengakses komputer di dalam jaringan
yang dilindungi.
2.
Ancaman
(Threat)
Ancaman datang
dari seseorang yang mempunyai keinginan untuk memperoleh akses ilegal kedalam
suatu jaringan komputer, oleh karena itu harus ditentukan siapa saja yang
diperbolehkan mempunyai akses legal kedalam sistem, dan ancamann-ancaman yang
mereka timbulkan.
3.
Kelemahan
Kelemahan
menggambarkan seberapa kuat sistem keamanan suatu jaringan komputer terhadap
jaringan komputer yang lain, dan kemungkinan bagi seseorang untuk mendapat
akses ilegal kedalamnya.
SERANGAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM INFORMASI
Security attack, atau serangan terhdap sistem informasi,
dapat dilihat dari sudut peranan komputer atau jaringan komputer yang fungsinya
adalah sebagai penyedia informasi. Ada beberapa kemungkinan serangan (attack)
yaitu :
·
Interruption :
Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada
ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of
service attack”.
·
Interception :
Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau informasi. Contoh dari
serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
·
Modification :
Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat
juga mengubah (tamer) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah
mengubah isi dari website dengan pesan-pesan merugikan pemilik website.
·
Fabrication :
Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu kedalam sistem. Contoh dari
serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu
kedalam jaringan komputer.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar