Senin, 07 November 2016

SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET


ARTIKEL SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Hai teman-teman apa kabar hari ini?
Salam pagi yang hangat….
Disini saya akan menuliskan artikel yang menerangkan tentang Sistem Informasi Berbasis Internet. Namun sebelum kita masuk ke Artikel Sistem Informasi Berbasis Internet ini,alangkah lebih baiknya kita memahami arti Sistem Komputer yang menjadi dasar Sistem Informasi. Karena Sistem Informasi Berbasis Internet/Web ini adalah sistem komputer yang ditambah internet.
Sistem komputer merupakan gabungan dari software, hardware, dan brainware. Software mengacu pada perangkat lunak atau aplikasi komputer yang terpasang pada sebuah komputer. Dan hardware adalah perangkat keras yang dapat kita pegang dan dapat kita lihat. Contohnya seperti, CPU, processor, layar monitor, mouse, printer, modem, harddisk, keping CD dan lain-lain. Sedangkan yang dimaksud Brainware adalah seseorang yang menjalankan komputer yaitu manusia. Software, Hardware, dan Brainware bekerja sama untuk membentuk sistem komputer. Apabila salah satu dari itu tidak ada, maka belum bisa disebut sistem komputer.
Tujuan adanya  sebuah sistem komputer adalah mengelola data dan mengolah data untuk menghasilkan informasi sendiri. Sedangkan informasi dapat diartikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya dimana sebuah informasi merupakan lambing dari suatu kejadian yang nyata (fakta) untuk pengambilan keputusan.
Pengertian dari sistem informasi ini sendiri adalah sebuah sistem komputer yang bertugas mengolah data untuk menghasilkan informasi, dimana sistem informasi ini dilengkapi dengan alat komunikasi yang dipergunakan untuk saling tukar menukar informasi atau data dengan peralatan yang lain. Jadi, sistem informasi berbasis internet boleh diartikan bahwa sebuah sistem informasi yang menggunakan teknologi web ataupun internet untuk memberikan informasi dan layanan-layanan kepada seseorang yang sedang menggunakan internet.
Sebuah sistem informasi berbasis internet atau web ini biasanya terdiri dari satu atau lebih aplikasi web yang masing-masing komponen mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Yang mana komponen tersebut saling dukung dengan yang lain untuk mencapai fungsi sistem informasi berbasis internet secara umum.
Syarat-syarat untuk membentuk sistem informasi berbasis internet yaitu :
1.      Harus ada sebuah web server yang mumpuni untuk mendukungsistem informasi tersebut. Saat ini server yang paling terkenal adalah APACHE WEB SERVER .
2.      Software pemograman web, harus ada sebuah bahasa pemograman web sebagai pendamping HTML. Salah satu yang terkenal adalah PHP.
3.      Database yang handal untuk menyimpan dan memanajemenkan data. Database yang dipergunakan harus mampu menangani berjuta-juta data dan dapat diakses dengan sangat cepat.  Salah satu Database yang direkomendasikan adalah Oracle karena kemampuannya sangat handal atau bisa juga menggunakanMySQL untuk Database yang tidak terlalu besar.

KEAMANAN UNTUK SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET

Pada era globalisasi ini keamanan sitem informasi berbasis internet itu sangat diharuskan dan harus diperhatikan, karena jaringan komputer internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu komputer ke komputer yang lain didalam internet, data itu akan melewati sejumlah komputer yang lain yang berarti akan memberi kesempatan pada user internet yang lain untuk menyadap ataupun mengubah data yang telah terkirim. Kecuali suatu komputer terkunci didalam  ruangan yang mempunyai akses terbatas dan komputer tersebut tidak terhubung keluar dari ruangan itu, maka komputer tersebut tidak aman. Pembobolan sistem informasi di internet terjadi hampir setiap hari di Indonesia.
Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung di internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi investasi dan sumber daya di jaringan komputer tersebut secara efektif.
Hal-hal yang harus dimengerti dalam perencanaan keamanan jaringan komputer yaitu:
1.      Resiko
Resiko adalah suatu kemungkinan dimana penyusup berhasil mengakses komputer di dalam jaringan yang dilindungi.
2.      Ancaman (Threat)
Ancaman datang dari seseorang yang mempunyai keinginan untuk memperoleh akses ilegal kedalam suatu jaringan komputer, oleh karena itu harus ditentukan siapa saja yang diperbolehkan mempunyai akses legal kedalam sistem, dan ancamann-ancaman yang mereka timbulkan.
3.      Kelemahan
Kelemahan menggambarkan seberapa kuat sistem keamanan suatu jaringan komputer terhadap jaringan komputer yang lain, dan kemungkinan bagi seseorang untuk mendapat akses ilegal kedalamnya.
SERANGAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM INFORMASI
Security attack, atau serangan terhdap sistem informasi, dapat dilihat dari sudut peranan komputer atau jaringan komputer yang fungsinya adalah sebagai penyedia informasi. Ada beberapa kemungkinan serangan (attack) yaitu :
·    Interruption : Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
·    Interception : Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
·    Modification : Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamer) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari website dengan pesan-pesan merugikan pemilik website.
·    Fabrication : Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu kedalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu kedalam jaringan komputer.




Sumber  :
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar