Senin, 14 November 2016

SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET


SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET

Assalamualaikum guys…apa kabar nich..?
Disini saya akan membahas sedikit tentang sistem informasi berbasis internet dan yang saya ambil adalah e-government

A.  e-government

    
1.      Pengertian e-government
e-government merupakan kependekan dari elektronik pemerintah. E-government biasa dikenal e-gov, pemerintah digital, online pemerintah atau pemerintah transformasi. E-government adalah suatu upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik. Suatu penataan sistem  manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasidan komunikasi, atau e-government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. E-government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis.
Ada 3 macam model penyampaian e-government antara lain yaitu:
1.      Government –to-Costumer atau Government-to-Costumer (G2C)
Adalah penyampaian layanan publik dan informasi satu arah oleh pemerintah ke masyarakat, memungkinkan pertukaran informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, contohnya G2C : pajak online, mencari pekerjaan, layanan jaminan sosial, doumen pribadi (kelahiran dan akte perkawinan, aplikasi pspor, lisensi pengarah), layanan imigrasi, layanan kesehatan, beasiswa, penanggulangan bencana.
2.      Government-to-Bussiness
Adalah transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan pemerintah. Mengarah pada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis dan manajemen data elektronik. Aplikasi yang memfasilitasi interaksi G2B maupun B2G adalah sistem e-procurement.
Contoh : pajak perseroan, peluang bisnis, pendaftaran perusahaan, peraturan pemerintah (hukum bisnis), pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan oleh pemerintah, hak paten merk dagang.
3.      Government-to-Government (G2G)
Adalah memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basis data terintegrasi. Contoh : konsultasi secara online, blogging untuk kalangan legislatif, pendidikan secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.

       B.  KEUNTUNGAN E-GOVERNMENT BAGI RAKYAT
a.       Pelayanan service yang lebih baik kepada masyarakat informasi dapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu di bukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
b.    Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparasi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
c.    Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah ; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade,dan sebagainya, ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
d.   Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemrintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference.
e.    Teknologi informasi dan komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang di rancangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
f.     E-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
g.    Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah.
h.    Selain tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-informasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up to date.
i.      Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
j.      Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
k.    Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.

              C. KERUGIAN E-GOVERNMENT BAGI MASYARAKAT
a.    Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah agar membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak sistem TIK pada e-government. Misalnya : kasus pembobolan situs, KPU ketika penyelenggaraan pemilu oleh seorang cracker.
b.    Kurangnya interaksi atau komunikasi antara admin (pemerintahan) dengan masyarakat, karena e-government dibuat untuk saling berinteraksi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak lain yang berkepentingan.
c.    Kelemahan utama tentang e-government adalah kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di we, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintahan yang dapat mempengaruhi dan bisa opini publik.
d.   Pelayanan yang diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh sistem manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan, prosedur dan keterbatasan SDM sangat membatasi penetrasi komputerisasi ke dalam sistm pemerintahan.
e.    Belum mapannya strategi secara tidak memadainya anggaran yang di alokasikan untuk pengembangan e-government.
f.     Inisiatif merupakan upaya instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti : standarisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai aplikasi dasar yang memungkinkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya kurang mendapat perhatian.
g.    Kesenjangan kemampuan masyarakat untuk mengakses jaringan internet. Pe

            D. FAKTOR PENENTU UNTUK PENERAPAN KONSEP E-GOVERNMENT

               1.   Infrastruktur Telekomunikasi
Dalam pelaksanaan e-Government, salah satu unsur yang penting merupakan infrastruktur telekomunikasi. Peran infrastruktur telekomunikasi dalam penerapan e-Government terutama dapat dirasakan dalam pelayanan publik. Pengembangan infrastruktur dan basis data untuk komunikasi memungkinkan akses langsung ke masyarakat luas.
              2.     Tingkat Konektivitas dan Penggunaan TI
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communication Technology / ICT) menjadi sangat penting dalam era globalisasi sekarang ini, karena dapat menembus jarak yang jauh bahkan melampaui batas negara sekalipun. Seiring dengan hal tersebut, saat ini mulai tumbuh dengan apa yang disebut electronic government (e-gov) sebagai implementasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemerintahan.
 3  Kesiapan SDM
Pengembangan aplikasi e-government memerlukan pendanaan yang cukup besar sehingga diperlukan kesiapan dari sisi sumber daya manusia aparat pemerintahan dan kesiapan dari masyarakat. Pemerintah umumnya jarang yan memiliki SDM yang handal di bidang teknologi informasi. SDM yang handal ini biasanya ada di lingkungan bisnis / industri. Kekurangan SDM ini menjadi salah satu penghambat hnplementasi dari e-government, terutama di negara berkembang.

             4.     Ketersediaan Dana dan Anggaran
Pengalokasiai anggaran untuk pengembangan e-government harus dilakukan secara hati-hati dan bertanggung jawab agar anggaran yang terbatas itu dapat dimanfaatkan secara efisiei dan dapat menghasilkan daya ungkit yang kuat bagi pembentukan tata-pamong yang baik. Dengan demikian diperlukan siklus perencanaan, pengalokasian, pemanfaatan dan pengevaluasian anggaran pengembangan e-government yang baik, sehingga pelaksanaan strategi untuk pencapaian tujuan strategis e-government dapat berjalan secara efektif.

5. Perangkat Hukum

Sebagai salah satu bidang baru dalam pemerintahan, e-Govemment masih miskin dalam hal perangkat hukum, baik pada tingkat nasional maupun daerah. Hingga saat ini transaksi elektronik belum memiliki landasan hukum yang pasti sehingga proses layanan publik melalui transaksi elektronik sulit untuk diterapkan pada e-Government, padahal di sisi teknologi dan kemampuan SDM, tidak sediki yang sudah mampu.

             6.   Perubahan Paradigma
Teknologi informasi khususnya web dan email hanyalah sebatas tools, namun yang terpenting dari e-government adalah perubahan paradigma, dari Government Centric menuju Customer Centric sehingga layanan-layanan yang diberikan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Demikian juga media akses (PC, Mobile Phone, PDA dll) ataupun tempat akses (Kantor, Kampus, Fasilitas Pemerintah, Warnet, Warintek, dll) yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.

           E.  ISU DAN MASALAH
Ada   beberapa   hal   yang   menjadi   hambatan   atau   tantangan   dalam pengimplementasian e-Government, diantaranya:
ü  Peraturan seputar e-Government yang cenderung masih lemah.
ü  Belum adanya pemahaman yang tepat mengenai esensi e-Govemment
ü  Ketersediaan infrastruktur.
ü  Kultur berbagi (sharing) informasi belum merasuk di Indonesia.
ü  Kultur mendokumentasi belum lazim.

Bersumber dari :  baik. Keterbukaan ini menghil http://www.google.co.id/search?rlz=1C1_____enID677ID677&sourceid=chrome&ie=UTF-8&q=e-goverment#q=konsep+e-governmentangkan saling curiga dan kekesalan dari s3. Pemberdayaan msyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya http://sriyanthigeg.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-keuntungan-kerugian-e.htmlkupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
4.  Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh, koordinasi     pemerintahan dapat dilakukan melaluji e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
7.  Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang   dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8.  Selain tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up to date.
9.  Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10.  Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.

Kerugian  E-Goverment bagi rakyat
1.  Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.

2.     Kurangnya interaksi atau komunikasi antara admin (pemerintah) dengan masyarakat, karena e- government dibuat untuk saling berinteraksi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak lain yang berkepentingan.
3. Kelemahan utama tentang e-government adalah kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di web, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang dapat mempengaruhi dan bias opini publik.
4.  Pelayanan yang diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh system manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan,prosedur dan keterbataasan SDM sangat membatasi penetrasi komputerisasi k dalam system pemerintahan
5.  Belum mapannya strategi serta tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan e-government
6.  Inisiatif merupakan upaya instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti standardisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai alikasi dasar yang memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya kurang mendapat perhatian
7.  Kesenjanganernment-to-Government (G2G)
        
 Adalah Memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi.
Contoh : Konsultasi secara online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.
Keuntungan  E-Goverment bagi rakyat
1.  Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasidapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi ] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
3. Pemberdayaan msyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
4.  Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh, koordinasi     pemerintahan dapat dilakukan melaluji e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
7.  Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang   dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8.  Selain tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up to date.
9.  Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10.  Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.

Kerugian  E-Goverment bagi rakyat
1.  Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.

2.     Kurangnya interaksi atau komunikasi antara admin (pemerintah) dengan masyarakat, karena e- government dibuat untuk saling berinteraksi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak lain yang berkepentingan.
3. Kelemahan utama tentang e-government adalah kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di web, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang dapat mempengaruhi dan bias opini publik.
4.  Pelayanan yang diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh system manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan,prosedur dan keterbataasan SDM sangat membatasi penetrasi komputerisasi k dalam system pemerintahan
5.  Belum mapannya strategi serta tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan e-government
6.  Inisiatif merupakan upaya instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti standardisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai alikasi dasar yang memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya kurang mendapat perhatian
7.  Kesenjangan kemampuan masyarakat untuk mengakses jaringan internet
emungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi.
Contoh : Konsultasi secara online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.
Keuntungan  E-Goverment bagi rakyat
1.  Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasidapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi ] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
3. Pemberdayaan msyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
4.  Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh, koordinasi     pemerintahan dapat dilakukan melaluji e-mail atau bahkan vidio confernce.
5. Tenologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
6. e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
7.  Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang   dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerinta8.  Selain tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up to date.
9.  Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
10.  Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
11. Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.

Kerugian  E-Goverment bagi rakyat
1.  Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.

an kemampuan masyarakat untuk mengakses jaringan internet

Senin, 07 November 2016

SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET


ARTIKEL SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Hai teman-teman apa kabar hari ini?
Salam pagi yang hangat….
Disini saya akan menuliskan artikel yang menerangkan tentang Sistem Informasi Berbasis Internet. Namun sebelum kita masuk ke Artikel Sistem Informasi Berbasis Internet ini,alangkah lebih baiknya kita memahami arti Sistem Komputer yang menjadi dasar Sistem Informasi. Karena Sistem Informasi Berbasis Internet/Web ini adalah sistem komputer yang ditambah internet.
Sistem komputer merupakan gabungan dari software, hardware, dan brainware. Software mengacu pada perangkat lunak atau aplikasi komputer yang terpasang pada sebuah komputer. Dan hardware adalah perangkat keras yang dapat kita pegang dan dapat kita lihat. Contohnya seperti, CPU, processor, layar monitor, mouse, printer, modem, harddisk, keping CD dan lain-lain. Sedangkan yang dimaksud Brainware adalah seseorang yang menjalankan komputer yaitu manusia. Software, Hardware, dan Brainware bekerja sama untuk membentuk sistem komputer. Apabila salah satu dari itu tidak ada, maka belum bisa disebut sistem komputer.
Tujuan adanya  sebuah sistem komputer adalah mengelola data dan mengolah data untuk menghasilkan informasi sendiri. Sedangkan informasi dapat diartikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya dimana sebuah informasi merupakan lambing dari suatu kejadian yang nyata (fakta) untuk pengambilan keputusan.
Pengertian dari sistem informasi ini sendiri adalah sebuah sistem komputer yang bertugas mengolah data untuk menghasilkan informasi, dimana sistem informasi ini dilengkapi dengan alat komunikasi yang dipergunakan untuk saling tukar menukar informasi atau data dengan peralatan yang lain. Jadi, sistem informasi berbasis internet boleh diartikan bahwa sebuah sistem informasi yang menggunakan teknologi web ataupun internet untuk memberikan informasi dan layanan-layanan kepada seseorang yang sedang menggunakan internet.
Sebuah sistem informasi berbasis internet atau web ini biasanya terdiri dari satu atau lebih aplikasi web yang masing-masing komponen mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Yang mana komponen tersebut saling dukung dengan yang lain untuk mencapai fungsi sistem informasi berbasis internet secara umum.
Syarat-syarat untuk membentuk sistem informasi berbasis internet yaitu :
1.      Harus ada sebuah web server yang mumpuni untuk mendukungsistem informasi tersebut. Saat ini server yang paling terkenal adalah APACHE WEB SERVER .
2.      Software pemograman web, harus ada sebuah bahasa pemograman web sebagai pendamping HTML. Salah satu yang terkenal adalah PHP.
3.      Database yang handal untuk menyimpan dan memanajemenkan data. Database yang dipergunakan harus mampu menangani berjuta-juta data dan dapat diakses dengan sangat cepat.  Salah satu Database yang direkomendasikan adalah Oracle karena kemampuannya sangat handal atau bisa juga menggunakanMySQL untuk Database yang tidak terlalu besar.

KEAMANAN UNTUK SISTEM INFORMASI BERBASIS INTERNET

Pada era globalisasi ini keamanan sitem informasi berbasis internet itu sangat diharuskan dan harus diperhatikan, karena jaringan komputer internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu komputer ke komputer yang lain didalam internet, data itu akan melewati sejumlah komputer yang lain yang berarti akan memberi kesempatan pada user internet yang lain untuk menyadap ataupun mengubah data yang telah terkirim. Kecuali suatu komputer terkunci didalam  ruangan yang mempunyai akses terbatas dan komputer tersebut tidak terhubung keluar dari ruangan itu, maka komputer tersebut tidak aman. Pembobolan sistem informasi di internet terjadi hampir setiap hari di Indonesia.
Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung di internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi investasi dan sumber daya di jaringan komputer tersebut secara efektif.
Hal-hal yang harus dimengerti dalam perencanaan keamanan jaringan komputer yaitu:
1.      Resiko
Resiko adalah suatu kemungkinan dimana penyusup berhasil mengakses komputer di dalam jaringan yang dilindungi.
2.      Ancaman (Threat)
Ancaman datang dari seseorang yang mempunyai keinginan untuk memperoleh akses ilegal kedalam suatu jaringan komputer, oleh karena itu harus ditentukan siapa saja yang diperbolehkan mempunyai akses legal kedalam sistem, dan ancamann-ancaman yang mereka timbulkan.
3.      Kelemahan
Kelemahan menggambarkan seberapa kuat sistem keamanan suatu jaringan komputer terhadap jaringan komputer yang lain, dan kemungkinan bagi seseorang untuk mendapat akses ilegal kedalamnya.
SERANGAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM INFORMASI
Security attack, atau serangan terhdap sistem informasi, dapat dilihat dari sudut peranan komputer atau jaringan komputer yang fungsinya adalah sebagai penyedia informasi. Ada beberapa kemungkinan serangan (attack) yaitu :
·    Interruption : Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
·    Interception : Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses aset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
·    Modification : Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamer) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari website dengan pesan-pesan merugikan pemilik website.
·    Fabrication : Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu kedalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu kedalam jaringan komputer.




Sumber  :